Sunday, January 4All Out Service for You
Shadow

Training Hazardous Area Classification

Training Hazardous Area Classification – Dalam lingkungan industri migas, keberadaan area dengan potensi atmosfer mudah meledak (explosive atmospheres) menjadi tantangan serius dalam hal keselamatan kerja dan keandalan operasional. Salah satu aspek krusial dalam pengelolaan risiko di area berbahaya adalah pemahaman yang tepat mengenai Hazardous Area Classification. Klasifikasi area berbahaya sangat menentukan pemilihan, instalasi, dan pemeliharaan peralatan listrik dan instrumentasi agar sesuai dengan standar keselamatan yang berlaku.

Seiring meningkatnya kompleksitas sistem kelistrikan dan instrumentasi serta berkembangnya regulasi internasional (seperti IEC dan NEC), penting bagi personel teknik dan pemeliharaan untuk memahami dasar-dasar hingga aplikasi teknis dalam klasifikasi area berbahaya. Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi personel dalam mengenali, mengklasifikasikan, dan menangani instalasi di area dengan risiko ledakan, guna mencegah kecelakaan kerja serta menjaga keandalan sistem secara menyeluruh.

Tujuan Training Hazardous Area Classification

Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan peserta dapat:

  • Memahami prinsip dasar dan terminologi dalam Hazardous Area Classification.
  • Mengidentifikasi dan mengklasifikasikan area berbahaya berdasarkan jenis gas, uap, atau debu yang ada.
  • Menentukan jenis perlindungan peralatan listrik dan instrumentasi yang sesuai untuk masing-masing zona.
  • Mengaplikasikan standar dan regulasi internasional seperti IEC 60079 dan NEC 500 dalam pekerjaan di area berbahaya.
  • Melakukan inspeksi dan pemeliharaan peralatan secara tepat di area yang telah diklasifikasikan sebagai berbahaya.

Materi Training 

  1. Pendahuluan Hazardous Area Classification
    • Definisi, tujuan, dan manfaat klasifikasi area berbahaya
    • Terminologi umum: zona, kelompok gas, temperatur kelas, dll
  2. Dasar Teori Ledakan
    • Segitiga ledakan (fuel, oksigen, ignition source)
    • Tipe bahan mudah meledak (gas, uap, debu)
  3. Standar dan Regulasi Terkait
    • IEC 60079 Series
    • NEC 500/505
    • API RP 505
  4. Metodologi Klasifikasi Area
    • Penentuan zona: Zona 0, 1, 2 (gas) dan Zona 20, 21, 22 (debu)
    • Studi kasus dan praktik pemetaan area
  5. Tipe Proteksi Peralatan
    • Explosion-proof, Intrinsically Safe, Pressurization, dll
    • Pemilihan peralatan berdasarkan zona
  6. Aplikasi dan Studi Kasus
    • Contoh aplikasi di fasilitas LNG
    • Evaluasi dan pemecahan masalah
  7. Inspeksi dan Pemeliharaan
    • Jadwal pemeriksaan
    • Dokumentasi dan pelaporan

INFORMASI DAN PENDAFTARAN
Email : Nurma@centragama.com
Mobile : 0813 8142 1802

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *