Minggu, Februari 25All Out Service for You
Shadow

Pengoperasian Alat Berat

Pengoperasian Alat Berat – Alat berat adalah segala macam peralatan/pesawat mekanis termasuk attachment & implementnya baik yang bergerak dengan tenaga sendiri (self propelled) atau ditarik (towed-type) maupun yang diam ditempat (stationer) dan mempunyai daya lebih dari satu kilo-watt, yang dipakai untuk melaksanakan pekerjaan-pekerjaan kontruksi pertambangan, industri umum, pertanian/kehutanan dan/atau bidang-bidang pekerjaan lainnya, sepanjang tidak merupakan alat processing langsung. Dalam pengoperasian alat berat banyak hal dan aspek yang harus diperhatikan, mulai dari ketrampilan dan skill operator, prosedur pengoperasian alat, aspek keselamatan kerja (K3) dan aspek perawatan dan troubleshooting. Alat berat ini merupakan peralatan teknik yang mengandung resiko bahaya tinggi yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja bilamana tidak ditangani secara baik dan benar.

Dengan semakin meningkatnya penggunaan alat berat di bidang industri dan jasa, dimana pesawat angkat & angkut /ALAT BERAT dapat juga menyebabkan kecelakaan yang dapat menimbulkan kerugian baik terhadap harta maupun jiwa manusia, maka perlu diusahakan pencegahan. Untuk mencegah kecelakaan perlu suatu kualifikasi dan syarat-syarat bagi operator ALAT BERAT sesuai dengan :

  1. Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 08 Tahun 2020 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut.; dan
  2. Undang-Undang No.1 Thn 1970 tentang Keselamatan Kerja

Training Operator Alat Berat dirancang untuk memenuhi kebutuhan operasional perusahaan menuju produktivitas dan efisiensi untuk meningkatkan daya saing perusahaan. Dalam rangka penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), diperlukan operator-operator alat-alat Berat yang memiliki kualifikasi sebagaimana ditetapkan oleh peraturan perundangan. Keberadaan operator yang kompeten, akan dapat meminimalkan risiko kecelakaan selama mengoperasikan peralatan-peralatan tersebut. Sehubungan dengan hal tersebut kami mengadakan “Training Pengoperasian Alat Berat”.

Tujuan dan Manfaat Training Pengoperasian Alat Berat

Tujuan

Program training ini dirancang untuk melengkapi pengetahuan dan keterampilan secara terpadu bagi operator dalam menangani dan mengoperasikan alat berat dengan baik dan benar, agar terciptanya efektifitas, efisiensi, produktifitas dan keselamatan kerja lebih meningkat, seiring dengan implementasi Undang Undang N0.1 Thn. 1970 dan Permenaker No. Per. 08/ MEN/ 2020. Selain itu juga bertujuan untuk meningkatkan skill pada tenaga kerja Operator Alat Berat / Pesawat Angkat & Angkut sehingga dapat mencegah/mengurangi kecelakaan kerja.

Manfaat

Setelah mengikuti pelatihan peserta diharapkan mampu :

  • Menjelaskan tentang peraturan dan perundangan yang berlaku,
  • Meningkatkan kompetensi operator alat berat untuk masing-masing,
  • Menjelaskan dan melaksanakan keselamatan kerja pengoperasian alat alat berat,
  • Menjelaskan tentang fungsi perlengkapan alat berat / pesawat angkat dan angkut,
  • Melaksanakan pengoperasian alat berat dengan aman,
  • Menjelaskan dan melaksanakan perawatan dan pemeriksaan sesuai anjuran pabrik,
  • Meminimalkan resiko kecelakaan kerja.

Materi dan Metode Training Pengoperasian Alat Berat

Dasar

  1. Kebijakan dan dasar-dasar K3
  2. Peraturan Perundang-undangan:
    • Undang-undang No. 1 Tahun 1970
    • Permenaker No 08/Men/2020

Inti

  1. Pengetahuan dasar alat berat
  2. Pengetahuan tenaga penggerak dan hidrolik penggerak
  3. Perangkat keselamatan kerja (Safety Devices)
  4. Sebab-sebab kecelakaan
  5. Faktor-faktor yang mempengaruhi beban kerja aman
  6. Pengoperasian aman
  7. Perawatan dan pemeriksaan harian

Materi Penunjang Training Pengoperasian Alat Berat

  1. Pengetahuan Job Safety Analysis
  2. Stabilitas

Metode Training

  1. Penyampaian Materi
  2. Diskusi
  3. Studi Kasus

Persyaratan Training Pengoperasian Alat Berat

Syarat Dasar

  1. Surat Tugas / Work Order (WO) sesuai skema yang diambil dan / atau dokumen yang relevan dengan kompetensi (Min. 600 Jam Operasi atau 2 kali dari persyaratan observasi)
  2. Lembar Kerja, misal :
    • Isian Daftar Simak Potensi Pencemaran Lingkungan, P2H, P5M, Time Sheet atau Isian lembar kerja sesuai dengan skema yang diambil;
    • Isian lembar kerja yang relevan.
  3. Sertifikat Training/Pelatihan (Sesuai dengan Skema)
  4. Laporan / Report Pekerjaan sesuai skema yang diambil
  5. Job Safety Analysis (JSA)
  6. Sertifikat Training K3LH / absen safety talk

Persyaratan Mendaftar Training Pengoperasian Alat Berat

  1. Pas Foto 3 x 4 sebanyak 2 lembar, background photo (sesuai KTP, ganjil berwarna merah, genap berwarna biru)
  2. Fotocopy KTP, 1 lembar /materi
  3. Fotocopy Ijazah (SLTP/SLTA), 1 lembar/materi
  4. Curriculum Vitae (CV) Terkini
  5. Surat Keterangan Kerja / Foto Id Card

Informasi dan Pendaftaran

Email: nurma@centragama.com

Mobile Phone/WhatsApp: 0813-8142-1802

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: