Minggu, Desember 16All Out Service for You

BNSP

Sertifikasi Juru Bor

Sertifikasi Juru Bor

BNSP, Mechanical, Sertifikasi
Sertifikasi Juru Bor - Pemboran minyak dan gas bumi serta panas bumi merupakan kegiatan yang padat modal, padat teknologi dan berisiko tinggi. Kebutuhan akan personel pemegang jabatan tenaga teknik khusus migas yang mempunyai Kompetensi Kerja Standar di industri minyak dan gas bumi, makin dirasakan karena sifat industri migas yang padat teknologi dan padat modal. Untuk menangani pekerjaan ini diperlukan tenaga yang mempunyai kompetensi dengan standar minimal sesuai yang telah ditetapkan dalam Standar Nasional Indonesia Kompetensi Tenaga Teknik Khusus Migas (TTK MIGAS) Bidang Pemboran. Seorang pekerja di bidang pemboran, untuk dapat mencapai tingkat jabatan sesuai dengan yang telah ditetapkan pada Standar Nasional Indonesia kompetensi tenaga teknik khusus migas bidang pemboran, dapat dip
Sertifikasi BNSP Pemeliharaan Sistem Hidrolik

Sertifikasi BNSP Pemeliharaan Sistem Hidrolik

BNSP
Kebutuhan akan personil pemegang jabatan tenaga teknik khusus yang mempunyai kompetensi kerja standar sektor industri manufaktur khususnya pada logam mesin, makin dirasakan karena sifat industri ini tergolong memiliki risiko bahaya yang tinggi. Kompetensi kerja personil ini merupakan persyaratan minimal yang harus dipenuhi oleh pemegang jabatan tenaga teknik khusus (TTK) sektor industri manufaktur, sub sektor logam mesin antara lain untuk kompetensi bidang pemeliharaan sistem hydraulic,  yang disusun secara sistematis dalam SKKNI. Hal ini yang menjadi dasar diperlukannya Sertifikasi BNSP Pemeliharaan Sistem Hidrolik. Salah satu pekerjaan yang dilaksanan oleh pemegang jabatan TTK tersebut adalah melaksanakan pemeliharaan sistem hydraulic. Jabatan ini dituntut untuk memiliki kompetensi kerj
Sertifikasi BNSP Inspektur Pipa Penyalur

Sertifikasi BNSP Inspektur Pipa Penyalur

BNSP
Kebutuhan akan personil pemegang jabatan tenaga teknik khusus yang mempunyai kompetensi kerja standar sektor industri migas, makin dirasakan karena sifat industri migas yang padat teknologi, padat modal dan berisiko bahaya yang tinggi. Kompetensi kerja personil ini merupakan persyaratan minimal yang harus dipenuhi oleh pemegang jabatan tenaga teknik khusus (TTK) sektor industri migas serta panas bumi, sub sektor industri migas hulu dan hilir. Salah satunya untuk bidang Inspektur Pipa Penyalur di Indonesia, yang disusun secara sistematis dalam SKKNI. Hal ini yang menjadi dasar diperlukannya Sertifikasi BNSP Inspektur Pipa Penyalur . Disamping hal tersebut di atas dan karena potensi pertambangan minyak dan gas bumi masih merupakan faktor dominan dalam strategi pembangunan bangsa dan negara ...
Sertifikasi TOT BNSP Asesmen Metodologi Pelatihan

Sertifikasi TOT BNSP Asesmen Metodologi Pelatihan

BNSP
Sertifikasi TOT BNSP Asesmen Metodologi Pelatihan - Dalam era globalisasi dan dengan kelanjutan dari sertifikasi ISO 9000 dan 14000 series, dimana perusahaan-perusahaan nasional maupun international yang berada di  Indonesia agar melakukan sertifikasi terhadap sistim manajemen perusahaannya, dan sebagai kelanjutannya adalah melakukan sertifikasi terhadap setiap profesi dibidang sumber daya manusia. Kompetensi adalah persyaratan standar bagi seseorang untuk berhasil dalam bidang pekerjaannya. Lebih jauh lagi kompetensi adalah kualitas yang menunjukkan bahwa seseorang mempunyai kemampuan untuk melakukan suatu pekerjaan. Pada dasarnya setiap pekerjaan harus dilakukan oleh tenaga kerja yang kompeten, karena kompeten maka seseorang diberi kewenangan. Tenaga kerja yang kompeten dan profesional
Sertifikasi BNSP Inspektur Tangki Timbun

Sertifikasi BNSP Inspektur Tangki Timbun

BNSP
Kebutuhan akan personil pemegang jabatan tenaga teknik khusus yang mempunyai kompetensi kerja standar sektor industri migas, makin dirasakan karena sifat industri migas yang padat teknologi, padat modal dan berisiko bahaya yang tinggi. Kompetensi kerja personil ini merupakan persyaratan minimal yang harus dipenuhi oleh pemegang jabatan tenaga teknik khusus (TTK) sektor industri migas serta panas bumi, sub sektor industri migas hulu dan hilir. Salah satunya untuk bidang inspektur tangki timbun di Indonesia, yang disusun secara sistematis dalam SKKNI. Hal ini yang menjadi dasar diperlukannya Sertifikasi BNSP Inspektur Tangki Timbun. Prosedur perumusan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) tersebut sesuai amanat PP Nomor 31 Tahun 2006, tentang Sistim Pelatihan Kerja Nasional pa...
Sertifikasi BNSP Inspektur Bejana Tekan Centragama Indovisi

Sertifikasi BNSP Inspektur Bejana Tekan Centragama Indovisi

BNSP
Kebutuhan akan personil pemegang jabatan tenaga teknik khusus yang mempunyai kompetensi kerja standar sektor industri migas, makin dirasakan karena sifat industri migas yang padat teknologi, padat modal dan berisiko bahaya yang tinggi. Kompetensi kerja personil ini merupakan persyaratan minimal yang harus dipenuhi oleh pemegang jabatan tenaga teknik khusus (TTK) sektor industri migas serta panas bumi, sub sektor industri migas hulu dan hilir antara lain untuk bidang inspektur bejana tekan di Indonesia, yang disusun secara sistematis dalam SKKNI. Hal ini yang menjadi dasar diperlukannya Sertifikasi BNSP Inspektur Bejana Tekan. Prosedur perumusan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) tersebut sesuai amanat PP Nomor 31 Tahun 2006, tentang Sistim Pelatihan Kerja Nasional pasal 5...
Pelatihan dan Sertifikasi SKEMA 3

Pelatihan dan Sertifikasi SKEMA 3

BNSP, Sertifikasi, Training Of Trainer BNSP
Pelatihan dan Sertifikasi SKEMA 3 Deskripsi Kebutuhan akan sertifikasi kompetensi bagi profesi-profesi diberbagai bidang saat ini sangat dibutuhkan oleh banyak pihak terutama bagi individu tenaga kerja itu sendiri, selain itu hal tersebut sangat diperlukan sebagai langkah strategis untuk melakukan pembenahan sistem pembinaan sumber daya manusia yang saat ini berorientasi pada kebutuhan dunia kerja sehingga individu sebagai tenaga kerja diakui kompetensinya oleh pihak pengguna/dunia industri. Karena saat ini sumber  daya yang kompeten tidak cukup dibekali dengan Ijazah pendidikan formal,  namun harus ditambah dengan sertifikat kompetensi yang diakui oleh Negara, yang dalam hal sertifikasi profesi dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi yang telah mendapatkan lisensi pengakuan ol
Ahli K3 Muda Training Sertifikasi BNSP

Ahli K3 Muda Training Sertifikasi BNSP

BNSP
Proses pengakuan kompetensi yang dilakukan secara sistematis dan obyektif melalui uji kompetensi yang mengacu pada standar kompetensi kerja baik yang bersifat nasional maupun internasional disebut sebagai Program Sertifikasi Kompetensi. Dengan mengikuti Sertifikasi Kompetensi Ahli Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) maka seseorang akan mendapatkan bukti pengakuan tertulis atas kompetensi yang dikuasainya, termasuk Ahli K3 Muda. Sertifikasi kompetensi keahlian K3 mengacu pada SKKNI K3 Nomor KEP.42/MEN/III/2008 dan SKKNI No. KEP.248/MEN/V/2007, dimana menurut  menurut SKKNI KEP.42/MEN/III/2008, bidang K3 yang bersifat generalis di kualifikasikan sebagai berikut: Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja Muda (Ahli K3 Muda) Skema Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja Madya (Ahli K3 Madya
Pelatihan Pemeliharaan Sistem Hydraulic – Sertifikasi BNSP

Pelatihan Pemeliharaan Sistem Hydraulic – Sertifikasi BNSP

BNSP
Detail Program Pelatihan Pemeliharaan Sistem Hydraulic - Sertifikasi BNSP. Kebutuhan akan personil pemegang jabatan tenaga teknik khusus yang mempunyai kompetensi kerja standar sektor industri manufaktur khususnya pada logam mesin, makin dirasakan karena sifat industri ini tergolong memiliki risiko bahaya yang tinggi. Kompetensi kerja personil ini merupakan persyaratan minimal yang harus dipenuhi oleh pemegang jabatan tenaga teknik khusus (TTK) sektor industri manufaktur, sub sektor logam mesin antara lain untuk kompetensi bidang pemeliharaan,  yang disusun secara sistematis dalam SKKNI. Salah satu pekerjaan yang dilaksanan oleh pemegang jabatan TTK tersebut adalah melaksanakan pemeliharaan system hydraulic. Jabatan ini dituntut untuk memiliki kompetensi kerja sesuai standar kompetensi ke
Pelatihan POP 2018 Pengawas Operasional Pertama Pertambangan

Pelatihan POP 2018 Pengawas Operasional Pertama Pertambangan

BNSP, Sertifikasi
Pelatihan POP 2018 Pengawas Operasional Pertama Pertambangan – Peran Pengawas Operasional Pertama (POP) sebagai frontline supervisor yang membawahi langsung para karyawan tingkat pelaksana dan bertanggungjawab dalam pengelolaan K3 pertambangan, sesuai dengan keputusan Dirjen Geologi dan Sumber Daya Mineral No. 0228.K/40/djg/2003 tentang kompetensi Pengawas Operasional pada perusahaan pertambangan mineral dan batu bara serta panas bumi. Untuk dapat diangkat sebagai pengawas operasional pertama, seseorang harus memiliki kompetensi sesuai dengan standar. Untuk pemenuhan terhadap kompetensi tersebut maka dirasakan perlu diberikan pelatihan dan keterampilan yang sesuai, sehingga membantu peserta dapat memenuhi standar kompetensi yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Tujuan Pelatihan POP 201