Jumat, November 16All Out Service for You

Behavior Based Safety Training

Behavior Based Safety Training – Banyak perusahaan yang sudah lama menjalankan program K3, namun angka kecelakaan kerja masih tinggi dan berfluktuasi. Angka statistik kecelakaan kerja tidak dapat ditekan hingga mencapai nihil kecelakaan (zero accident). Bahkan, hampir semua karyawan merasakan bahwa, K3 itu menghambat jalannya mata rantai produksi. Para manajer dan supervisor percaya bahwa Program K3 tidak mempunyai nilai tambah (added value) bagi dirinya maupun perusahaan. Mental melakukan tugas apa adanya (“check box mentality”) tumbuh subur di setiap lini organisasi perusahaan.

Program Training Behavior Based Safety ini memang sengaja diolah dan dikemas untuk diberikan kepada perusahaan tertentu yang mau menumbuhkan benih kultur K3 (safety culture) di perusahaan tersebut. Program “ Training Behavior Based Safety” ini akan dikelola oleh para pimpinan perusahaan, semua manajer dan supervisor dari perusahaan tersebut. Agar mereka cakap dan handal untuk mengelolanya, maka perlu adanya suatu pelatihan yang dikemas khusus untuk memenuhi kultur K3 yang diinginkan. Pada saat training Behavior Based Safety nanti, mereka akan dibekali teknik metoda baru untuk melakukan percakapan yang berkualitas (“quality conversation”) tentang K3.  Metoda baru ini, sangat dikenal di banyak industri maju yang sudah mencapai nihil kecelakaan kerja, dengan pendekatan iklim K3 yang kondusif (“postive safety climate”). Diharapkan setelah selesai Training Behavior Based Safety, para pimpinan perusahaan, manajer dan supervisor akan mempunyai “mind-set” yang berubah dari sebelumnya, disamping program “Behavior Based Safety” (BBS) yang harus dikelola dari hari ke hari.

Tujuan Behavior Based Safety Training

Workshop dimaksudkan untuk memahami dan mengaplikasikan konsep BBS dalam perusahaan, manfaat serta strategi penerapannya.

Materi Behavior Based Safety Training

1. Principles of behavioral safety
2. Behavioral analysis
3. Development of critical behavioral checklist
4. Observation methodology
5. Communication skills
6. Coaching skills
7. Statistical analysis of observation data
8. Behavior-based safety process implementation models

Instruktur Behavior Based Safety Training

Widodo Haryono, S.T., M.Kes

Peserta Behavior Based Safety Training

HSE Manager, HSE Advisor, HSE Supervisor, Anggota P2K3, HRD/Training Manager, dan semua yang terkait dengan pengembangan K3 diperusahaan

Time and Venue

  • 16 – 18 Januari 2018
  • 6 – 8 Februari 2018
  • 6 – 8 Maret 2018
  • 10 – 12 April 2018
  • 7 – 9 Mei 2018
  • 26 – 28 Juni 2018
  • 10 – 12 Juli 2018
  • 7 – 9 Agustus 2018
  • 18 – 20 September 2018
  • 29 – 31 Oktober 2018
  • 13 – 15 November 2018
  • 17 – 19 Desember 2018

(08.00 – 16.00 WIB)

Yogyakarta

Kami bisa menyesuaikan tempat dan waktu pelatihan sesuai kebutuhan Anda.

MERENCANAKAN IN-HOUSE TRAINING? HUBUNGI KAMI SEGERA UNTUK PENAWARAN TERBAIK SESUAI JADWAL DAN KEBUTUHAN PERUSAHAAN ANDA

Fasilitas

  • Convinience Meeting room
  • Souvenir
  • Certified Centra Gama Indovisi
  • Transportation
  • 2x coffee break and lunch
  • Training kit

 

Informasi dan Pendaftaran

Nurmasita

Email: nurma@centragama.com

Mobile Phone/WhatsApp: 0813-8142-1802

Arum Handayani

Email: arum@centragama.com

Mobile Phone/WhatsApp: 0852-3377-1983

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: