Sabtu, April 13All Out Service for You
Shadow

Pelatihan POP – Pengawas Operasional Pertama Pertambangan

Pelatihan POP Pengawas Operasional Pertama Pertambangan – Peran Pengawas Operasional Pertama (POP) memiliki signifikansi sebagai supervisor garis depan yang mengawasi secara langsung para karyawan tingkat pelaksana. Tanggung jawab utamanya adalah dalam pengelolaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sektor pertambangan, sejalan dengan keputusan Dirjen Geologi dan Sumber Daya Mineral Nomor 0228.K/40/djg/2003 mengenai kompetensi Pengawas Operasional di perusahaan pertambangan mineral dan batu bara, serta panas bumi.

Agar dapat diangkat sebagai Pengawas Operasional Pertama, seseorang harus memenuhi kompetensi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Untuk mencapai standar tersebut, diperlukan pelatihan dan pengembangan keterampilan yang sesuai. Inisiatif ini bertujuan untuk membantu peserta agar mampu memenuhi standar kompetensi yang telah diatur oleh pemerintah, sehingga mereka dapat melaksanakan tugasnya secara efektif dan efisien dalam lingkup tanggung jawabnya.

Tujuan Pelatihan POP – Pengawas Operasional Pertama Pertambangan

  • Memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada para pekerja tambang, terhadap keselamatan dan kesehatan kerja bagi pertambangan
  • Membantu Peserta untuk dapat Memenuhi standar competency Pengawas Operasional Pertama (POP) yang di tetapkan oleh pemerintah
  • Mempersiapkan peserta untuk dapat mengikuti uji kompetensi yang dilakukan oleh pemerintah atau Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)
  • Meningkatkan kepedulian peserta pelatihan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Materi Pelatihan POP – Pengawas Operasional Pertama Pertambangan

  • Peraturan Perundangan K3 Pertambangan;
  • Dasar-Dasar Lingkungan hidup
  • Hazard Indentification, Risk Assessment and Risk Control (HIRADC)
  • Job Safety Analysis (JSA)
  • Teknik Inspeksi dan Pengamatan
  • Safety Meeting (Pertemuan K3)
  • Teknik Pemeriksaan Kecelakaan
  • Safety Accountability (Tanggung gugat K3 Pengawas Operasional)

Persyaratan Umum Peserta POP 2018 Pengawas Operasional Pertama Pertambangan

  • Memakai pakaian rapi (kemeja) selama mengikuti Diklat Pembekalan maupun Uji Kompetensi.
  • Mengisi dan mengirimkan lembar konfirmasi mengikuti Diklat Uji maupun Hanya Uji

Syarat Dasar Peserta Pelatihan POP 2018 Pengawas Operasional Pertama Pertambangan

  • Minimal pendidikan SLTA/D3/S1/S2/S3 semua jurusan.
  • Pengalaman di bidang pertambangan mineral dan/ atau batubara untuk SLTA Minimal 10 tahun, D3 Minimal 3 tahun, S1/S2/S3 Minimal 1 tahun.
  • Bagi Tenaga Kerja Asing (TKA). Memiliki Surat Ijin Bekerja yang berlaku dari Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia.
  • Sekurang – kurangnya adalah pengawas tim atau memiliki sekurang – kurangnya 2 (dua) anak buah
  • Khusus untuk POM Wajib memiliki Sertifikat PENGAWAS OPERASIONAL PERTAMA (POP) Minimal selama 1 Tahun.

Persyaratan Yang Harus Dibawa Dan Dilengkapi Peserta

Semua pemohon wajib melengkapi bukti :

  • Mengisi formulir Permohonan Sertifikasi (APL 01)
  • Formulir Asesmen Mandiri (APL 02)  yang akan diberikan setelah mengirimkan lembar konfirmasi mengikuti Diklat Uji atau Hanya Uji.
  • Copy KTP.
  • Surat Penugasan dari perusahaan untuk mengikuti uji kompetensi POP di tandatangan oleh KTT/PJO dan di stempel.
  • Copy SK Pengangkatan Pegawai.
  • Curriculum Vitae (CV)/ Daftar Riwayat Hidup terkini.
  • Copy Ijasah terakhir.
  • Uraian Pekerjaan terkini (Job Desk).
  • Pas foto 3×4 sebanyak 5 lembar berlatarbelakang merah dan berpakaian rapih (tidak diperbolehkan menggunakan kaos).
  • (Khusus Expatriat) Surat Ijin Bekerja dari Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Energidan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia.

Dokumen Yang Wajib Dilengkapi Peserta Uji Pengawas Operasional Pertama

Pemohon mengisi formulir Asesmen Mandiri (APL 02)  dan dilengkapi dengan dokumen pendukung sebagai berikut :

1. Bukti-bukti kerja (minimal 2) :

  • Inspeksi
  • Shift report
  • Insident report tingkat 1
  • Safety talk
  • Sosialisasi SOP

2. Bukti pelatihan/sertifikat terkait keselamatan kerja pertambangan, dan lingkungan pertambangan:

3. Work permit yang sudah diisi :

  • Ijin Kerja khusus atau,
  • Ijin kerja ruang terbatas atau,
  • Form Ijin Kerja penggalian atau,
  • Dll

4. Rekaman safety meeting :

  • Absensi
  • Notulen
  • Laporan tindak lanjut

5. Lain – lain

Dokumen Yang Wajib Dilengkapi Peserta Pengawas Operasional Madya

Pemohon mengisi formulir Asesmen Mandiri (APL 02)  dan dilengkapi dengan dokumen pendukung :

  • Sertifikat Pelatihan terkait Peraturan – peraturan keselamatan, kesehatan, pengelolaan lingkungan, kaidah teknis, konservasi sumber daya dan jasa di bidang pertambangan mineral.
  • Laporan inspeksi tempat kerja/ pemeriksaan dan pengujian peralatan.
  • Hasil evaluasi laporan investigasi.
  • Implementasi dan (RKAB) Rencana kerja terkait penerapan teknis pertambangan yang baik, Keselamatan pertambangan, Lindungan Lingkungan, konservasi, pemanfaatan jasa dan teknologi.
  • Laporan Risk Assessment.
  • Lain – lain

Waktu dan Tempat Pelaksanaan

  • Januari
  • Februari
  • Maret
  • April
  • Mei
  • Juni
  • Juli
  • Agustus
  • September
  • Oktober
  • November
  • Desember

Durasi Pelaksanaan:

  • Pembekalan + Ujian Tulis (selama 4 hari)

Fasilitas Pelatihan POP – Pengawas Operasional Pertama Pertambangan

  • Training Kit
  • Sertifikat pelatihan
  • Handout
  • Coffe Break 2x dan Makan Siang
  • Sertifikat Kompetensi (bagi yang dinyatakan kompeten)

Informasi dan Pendaftaran
nurma@centragama.com
0813-8142-1802 (Mobile Phone/WhatsApp)

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: