Kamis, April 25All Out Service for You

BNSP

Penanggungjawab Pengendalian Pencemaran Udara

Penanggungjawab Pengendalian Pencemaran Udara

BNSP, Chemical and Environment Training, Safety and Industrial, Sertifikasi
Penanggungjawab Pengendalian Pencemaran Udara - Dewasa ini terjadi peningkatan laju pertumbuhan industri yang mendorong peningkatan pencemaran udara pada wilayah industri di Indonesia. Pencemaran udara adalah suatu kondisi dimana kualitas udara menjadi rusak dan terkontaminasi oleh zat-zat, baik yang tidak berbahaya maupun yang membahayakan kesehatan tubuh manusia. Pencemaran udara biasanya terjadi di kota-kota besar dan juga daerah padat industri yang menghasilkan gas-gas yang mengandung zat yang melebihi baku mutu. Rusaknya atau semakin sempitnya lahan hijau atau pepohonan di suatu daerah juga dapat memperburuk kualitas udara di tempat tersebut. Diperlukan peran serta stakeholder terkait untuk dapat menyelesaikan permasalahan pencemaran udara yang terjadi. Salah satu upaya pengelolaan...

Training Sertifikasi Teknisi Instrumentasi

BNSP, Electrical, Engineering, Sertifikasi
Training Sertifikasi Teknisi Instrumentasi - Berdasarkan Kepmen No. 119 Tahun 2009 Tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Sektor Industri Minyak dan Gas Bumi Serta Panas Bumi Sub Sektor Industri Minyak dan Gas Bumi Hulu-Hilir (Supporting) Bidang Instrumentasi Sub Bidang Perawatan Peralatan Instrumentasi dan Sub Bidang Kalibrasi Latar belakang akan kebutuhan personal pemegang jabatan tenaga teknik khusus yang standar berkualifikasi dan kompeten di sector industri minyak dan gas bumi (migas), bidang instrumen Sistem Alat Ukur makin dirasakan penting dengan adanya sifat khusus padat teknologi, padat modal dan berisiko tinggi serta untuk memenuhi syarat dalam menghadapi era globalisasi perdagangan bebas untuk masyarakat ekonomi ASEAN (MEA), AFTA dan AFLA. Kompetens
Pemantauan Analisis Pengelolaan Limbah B3

Pemantauan Analisis Pengelolaan Limbah B3

BNSP, Chemical and Environment Training, Safety and Industrial, Sertifikasi
Pemantauan Analisis Pengelolaan Limbah B3 - Dewasa ini kemajuan teknologi mendorong dunia industri untuk mengakrabkan diri terhadap limbah B3. Hal ini disebabkan karena hampir seluruh aktifitas industry maupun rumah tangga pasti menghasilkan limbah. Permasalahan limbah industri kini menjadi salah satu isu utama yang menjadi concern bagi perusahaan yang peduli pada lingkungan sekitar. Setiap individu yang terlibat di dalam pengelolaan bahan buangan industri (limbah), memerlukan wawasan dan identifikasi yang benar. Identifikasi bahan mencakup why, when, who, what, where dari bahan buangan industri yang dikategorikan hazardouz waste. Definisi limbah B3 berdasarkan BAPEDAL (1995) ialah setiap bahan sisa (limbah) suatu kegiatan proses produksi. Bahan sisa tersebut mengandung bahan berbahaya
Training Sertifikasi Kompetensi MPPA

Training Sertifikasi Kompetensi MPPA

BNSP, Chemical and Environment Training, Safety and Industrial, Sertifikasi
Training Sertifikasi Kompetensi MPPA - Setiap perusahaan industri yang menghasilkan limbah wajib memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Air limbah yang berasal dari air limbah industri diolah di waste water treatment plan (WWTP) dan air limbah domestic diolah di sewage treatment plant (STP). Output dari IPAL harus memenuhi standar baku mutu limbah cair yang diatur dalam UU no. 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Unit pengolahan air limbah secara teknis dan operasional memiliki system produksi yang kompleks dan rumit karena melibatkan karakteristik input yang fluktuatif secara kualitas maupun kuantitas. Kemudian adanya keterbatasan proses karena peralatan dan rentang fleksibilitas unit. Yang terakhir yakni adanya tuntutan output yang harus memen...
Inspeksi Higiene Sanitasi Makanan

Inspeksi Higiene Sanitasi Makanan

BNSP, Safety and Industrial, Sertifikasi
Training Sertifikasi BNSP Inspeksi Higiene Sanitasi Makanan - Keracunan makanan sebagai akibat penanganan dan pengawasan bahan makanan yang salah dapat menimbulkan gangguan produktifitas kerja, dengan akibat timbulnya kerugian yang tak terbayangkan bagi perusahaan. Selain menimbulkan permasalahan kesehatan yang memakan biaya tidak sedikit, terhentinya produksi perusahaan baik karena sebagian pekerjanya sakit ataupun pekerja lain yang berhenti bekerja karena harus menolong korban, timbulnya permasalahan dari gugatan berkaitan dengan hukum dan menurunnya reputasi perusahaan, merupakan sumber kerugian lain bagi perusahaan. Untuk mencegah terjadinya hal seperti itu, maka sangat perlu dilaksanakan usaha-usaha untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan bagi pengawas maupun pelaksana penyaji...
PENANGGUNG JAWAB PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA

PENANGGUNG JAWAB PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA

BNSP, Industrial
DESKRIPSI PENANGGUNG JAWAB PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA - Industri selalu dikaitkan dengan sumber pencemar, karena industri merupakan kegiatan yang sangat tampak dalam pembebasan berbagai senyawa kimia ke dalam lingkungan alam yang berkaitan dengan kehidupan makhluk. Untuk itu, perlu dilakukan pemantauan terhadap parameter kualitas udara emisi maupun udara ambien. Parameter-parameter kualitas udara yang dipantau umumnya hampir sama seperti gas SOx, CO, NO2 dan partikulat yang berbentuk padat. Pemerintah telah menerbitkan Undang-undang No. 23 Tahun 1997 tentang Pokok-pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup. Peraturan-peraturan yang telah dan akan diterbitkan akan berdasarkan undang-undang ini. Salah satu peraturan yang akan diterbitkan pula adalah Baku Mutu Lingkungan Udara. Peraturan ini...
BNSP Teknisi Instrumentasi

BNSP Teknisi Instrumentasi

BNSP, Electrical, Sertifikasi
Sertifikasi BNSP Teknisi Instrumentasi - Berdasarkan Kepmen No. 119 Tahun 2009 Tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Sektor Industri Minyak dan Gas Bumi Serta Panas Bumi Sub Sektor Industri Minyak dan Gas Bumi Hulu-Hilir (Supporting) Bidang Instrumentasi Sub Bidang Perawatan Peralatan Instrumentasi dan Sub Bidang Kalibrasi Latar belakang akan kebutuhan personal pemegang jabatan tenaga teknik khusus yang standar berkualifikasi dan kompeten di sector industri minyak dan gas bumi (migas), bidang instrumen Sistem Alat Ukur makin dirasakan penting dengan adanya sifat khusus padat teknologi, padat modal dan berisiko tinggi serta untuk memenuhi syarat dalam menghadapi era globalisasi perdagangan bebas untuk masyarakat ekonomi ASEAN (MEA), AFTA dan AFLA. Kompetensi ke
Sertifikasi Juru Bor

Sertifikasi Juru Bor

BNSP, Mechanical, Sertifikasi
Sertifikasi Juru Bor - Pemboran minyak dan gas bumi serta panas bumi merupakan kegiatan yang padat modal, padat teknologi dan berisiko tinggi. Kebutuhan akan personel pemegang jabatan tenaga teknik khusus migas yang mempunyai Kompetensi Kerja Standar di industri minyak dan gas bumi, makin dirasakan karena sifat industri migas yang padat teknologi dan padat modal. Untuk menangani pekerjaan ini diperlukan tenaga yang mempunyai kompetensi dengan standar minimal sesuai yang telah ditetapkan dalam Standar Nasional Indonesia Kompetensi Tenaga Teknik Khusus Migas (TTK MIGAS) Bidang Pemboran. Seorang pekerja di bidang pemboran, untuk dapat mencapai tingkat jabatan sesuai dengan yang telah ditetapkan pada Standar Nasional Indonesia kompetensi tenaga teknik khusus migas bidang pemboran, dapat dip
Sertifikasi BNSP Pemeliharaan Sistem Hidrolik

Sertifikasi BNSP Pemeliharaan Sistem Hidrolik

BNSP
Kebutuhan akan personil pemegang jabatan tenaga teknik khusus yang mempunyai kompetensi kerja standar sektor industri manufaktur khususnya pada logam mesin, makin dirasakan karena sifat industri ini tergolong memiliki risiko bahaya yang tinggi. Kompetensi kerja personil ini merupakan persyaratan minimal yang harus dipenuhi oleh pemegang jabatan tenaga teknik khusus (TTK) sektor industri manufaktur, sub sektor logam mesin antara lain untuk kompetensi bidang pemeliharaan sistem hydraulic,  yang disusun secara sistematis dalam SKKNI. Hal ini yang menjadi dasar diperlukannya Sertifikasi BNSP Pemeliharaan Sistem Hidrolik. Salah satu pekerjaan yang dilaksanan oleh pemegang jabatan TTK tersebut adalah melaksanakan pemeliharaan sistem hydraulic. Jabatan ini dituntut untuk memiliki kompetensi kerj
Sertifikasi BNSP Inspektur Pipa Penyalur

Sertifikasi BNSP Inspektur Pipa Penyalur

BNSP
Kebutuhan akan personil pemegang jabatan tenaga teknik khusus yang mempunyai kompetensi kerja standar sektor industri migas, makin dirasakan karena sifat industri migas yang padat teknologi, padat modal dan berisiko bahaya yang tinggi. Kompetensi kerja personil ini merupakan persyaratan minimal yang harus dipenuhi oleh pemegang jabatan tenaga teknik khusus (TTK) sektor industri migas serta panas bumi, sub sektor industri migas hulu dan hilir. Salah satunya untuk bidang Inspektur Pipa Penyalur di Indonesia, yang disusun secara sistematis dalam SKKNI. Hal ini yang menjadi dasar diperlukannya Sertifikasi BNSP Inspektur Pipa Penyalur . Disamping hal tersebut di atas dan karena potensi pertambangan minyak dan gas bumi masih merupakan faktor dominan dalam strategi pembangunan bangsa dan negara ...